Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian seminar nasional yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Program Studi dan Dosen Hukum Ekonomi Syariah Indonesia (POSDHESI). Seminar mengangkat tema penguatan integrasi riset dan penguasaan bahasa asing sebagai strategi menghadapi tantangan global di bidang hukum ekonomi syariah.
Keikutsertaan dosen Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) IDAQU Jakarta menunjukkan komitmen fakultas dalam meningkatkan kualitas akademik. Forum ini juga membuka ruang bagi dosen untuk memperluas wawasan keilmuan dan mengikuti perkembangan isu-isu terbaru di bidang hukum ekonomi syariah. Selain itu, kegiatan ini mendorong kolaborasi akademik antardosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Selama seminar, para peserta mempelajari cara membangun budaya riset secara berkelanjutan. Mereka juga membahas peran kemampuan bahasa asing dalam meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah. Kompetensi tersebut membantu lulusan meningkatkan daya saing. Lulusan juga lebih siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Ketua Umum POSDHESI, Abdul Mujib, menjelaskan bahwa bidang hukum ekonomi syariah menghadapi tantangan baru seiring perkembangan teknologi. Menurutnya, kehadiran smart contract telah mengubah praktik perjanjian dalam dunia bisnis modern. Namun, perguruan tinggi perlu meningkatkan kompetensi sumber daya manusia agar mampu mengikuti perkembangan tersebut.
POSDHESI juga menegaskan bahwa lulusan Hukum Ekonomi Syariah harus menguasai teori sekaligus memiliki kemampuan riset yang baik. Lulusan juga perlu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan menguasai komunikasi global. Kemampuan tersebut membantu lulusan menghadapi persaingan dunia kerja. Kompetensi itu juga meningkatkan kesiapan mereka memasuki dunia profesional.
Melalui keikutsertaan dalam seminar ini, Dosen HES IDAQU akan menerapkan hasil diskusi seminar ke dalam proses pembelajaran. Langkah tersebut akan memperkuat kualitas pendidikan di lingkungan kampus. Dengan bekal tersebut, lulusan HES IDAQU mampu menjadi generasi yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di tingkat global.